Sejarah Berdiri


Kopdit CU SONDANG NAULI berdiri tanggal 23 April 1983, lahir dari situasi ekonomi yang sangat memprihatinan terutama di kalangan para perantau Katolik yang sebahagian besar datang dari daerah “peta kemiskinan”, seperti Samosir dan sekitarnya. Kondisi ini menjadi perhatian hirarki gereja. Melalui rohaniawan Katolik yakni P. Ignasius Simbolon, OFMCap yang saat itu menjadi pastor muda yang bertugas di Paroki Kabanjahe tergerak untuk mengatasi keprihatinan ini. Maka, terbentuklah Perkumpulan (Punguan) Sondang Nauli yang merupakan perkumpulan sosial kerohanian untuk ‘menghidupi’ kerohanian dan rasa solidaritas sesama anggota. Selanjutnya, P. Ignasius Simbolon, OFMCap meminta bruder kongregasi Budi Mulia yang saat mengelola Lembaga Latihan Pertanian (LLP) Jl. Irian Kabanjahe untuk membantu memikirkan bagaimana mengatasi kesulitan ekonomi umat. Maka, Br. Ignas, BM mengusulkan untuk membentuk Credit Union (CU) dalam Punguan Sondang Nauli, dan tanggal 23 April 1983 secara resmi lahirlah CU Sondang Nauli dengan modal awal Rp. 30.000,- dan anggota awal berjumlah 30 orang, dengan susunan pengurus pertama adalah: D.E Malau (sebagai Ketua); Wilson Siahaan (sekretaris); Elon Manihuruk dan Mangasa Lingga (bendahara); D. Simarmata dan Maruhum Situmorang (panitia kredit) dibantu oleh Br. Ignas, BM (sebagai pemegang kas).

Bulan September 2004, CU Sondang Nauli membuka diri bagi masyarakat umum tanpa memandang perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, Status, dll)  dan mendapat legalitas dan berbadan hukum No. 145/BH/KDK 2.2/IX/2004 dari pemerintah.

 

 

Add comment


Security code
Refresh